Madrid - Real Madrid tampil bagus di leg pertama Piala Super Spanyol meski kemudian harus puas dengan hasil imbang 2-2. Dalam konferensi pers usai laga, El Real menunjukkan ketidakpuasan terhadap kinerja wasit.
Di Santiago Bernabeu, Senin (15/8/2011) dinihari WIB Madrid tampil menekan sejak menit awal laga. Strategi ini terbilang sangat berhasil karena mereka mampu mematikan pergerakan Barcelona dan bahkan membuat sang tamu tak berdaya di periode awal pertandingan.
Tuan rumah sempat unggul lebih dulu melalui Mesut Oezil di menit 13. Namun sebuah gol indah David Villa dan aksi Lionel Messi di akhir paruh pertama mengantar Barca balik unggul 2-1. Adalah Xabi Alonso yang mencetak gol kedua Madrid dan memaksa laga tuntas dengan 2-2.
Wasit yang dalam dua musim terakhir banyak dikritik pihak Real Madrid terkait pertemua kedua tim, ternyata kembali kena tuding dalam laga dinihari tadi. Datang ke konferensi pers menggantikan Jose Mourinho, asisten pelatih Aitor Karanka menyindir penampilan sang pengadil.
"Madrid telah mengalami kemajuan tapi ada beberapa hal yang tidak berubah. Kami akan terus bekerja untuk meningkatkan apa yang kami bisa tingkatkan," sahut Karanka saat ditanya wartawan soal performa wasit.
Madrid memang setidaknya dua kali dirugikan wasit yang tidak memberi mereka penalti. Insiden pertama terjadi di babak pertama menyusul handball Erik Abidal di dalam kotak penalti, serta pelanggaran Victor Valdes yang menarik kaki Cristiano Ronaldo juga di dalam kotak terlarang.
Tapi Barcelona juga sempat mengklaim penalti saat Pedro Rodriguez ditekel Marcelo saat akan melepaskan tendangan di muka gawang Iker Casillas. Protes lain yang dilancarkan kubu The Catalans adalah saat Pepe melakukan tekel kasar pada Daniel Alves namun tak dapat hukuman kartu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar