Qatar lolos ke putaran tiga setelah mengalahkan Vietnam 3-0 di kandang. Namun saat bertandang ke Hanoi, Qatar dikalahkan 2-1 yang berujung kepada pemecatan Milovan Rajevac. Lazaroni pun ditunjuk sebagai penggantinya.
Tapi pergantian pelatih ini tidak membawa efek bagus bagi Qatar. Di bawah asuhan Lazaroni, Qatar menelan dua kekalahan dalam laga uji coba, masing-masing dibekap Irak 1-0, dan ditundukkan Uni Emirat Arab 3-1.
“Level permainan kami ketika melawan UEA sangat buruk. Namun selepas itu, kami bekerja keras untuk mengatasi masalah yang muncul di pertandingan uji coba,” ujar Lazaroni dilansir Gulf Times.
“Saya meminta pemain agar tidak terpengaruh dengan masa lalu, dan tetap menjaga fokus mereka.”
“Kami membutuhkan konsentrasi tinggi menghadapi Bahrain yang bagus dalam pergerakan dan penguasaan bola. Mereka juga mampu mengubah permainan dengan cepat di saat menyerang,” tambah Lazaroni.
“Setiap orang sadar betapa pentingnya pertandingan ini. Jika kami bisa menerapkan apa yang sudah diterima saat latihan, dan mempertahankan strategi tim, saya kira kami bisa mendapatkan hasil bagus.”
Setelah duel melawan Bahrain, Qatar selanjutnya akan menghadapi Iran. Pada 11 Oktober mendatang, Qatar berhadapan dengan Indonesia di Jakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar