''Saya masih kontrak dengan PSSI. Durasinya mestinya selama periode PSSI. Saya belum mau menanggapi. Saya 'kan punya kontrak kerja di sini,'' kata Tri kepada wartawan di kantor PSSI, Kamis (22/3/2012).
Terkait fotonya dengan para pengurus KPSI yang beredar di jejaring sosial, Tri mengaku memang pernah bertemu dengan pejabat kelompok KPSI tersebut saat menghadiri pemakaman ibunda Aburizal Bakrie.
''Saya memang ketemu teman-teman di sana saat melayat keluarga Aburizal Bakrie saat wafat ibunya. Kalau ada foto-foto, itu bentuk silahtuhrami saja. Kita bisa beda pandangan, tapi silaturahmi tetap. Jangan terlalu dibesar-besarkan, itu hanya momen saat melayat saja."
''Saya sudah jelaskan kepada atasan mengenai foto tersebut. Saya jelaskan apa adanya,'' jelas Tri.
Lebih lanjut, Tri mengatakan, dalam pertemuan tersebut, dirinya memang ditawari menjadi bagian di kelompok KPSI.
''Waktu bertemu dengan La Nyalla, ia menawari saya. Tapi mereka hanya menyindir saja. Saya tanggapi dengan bercanda-bercanda saja.''
''Kalau masalah saya akan digantikan oleh (Ketua Bidang Humas PSSI) Halim Mahfudz, tanyakan kepada pihak yang berwenang. Semua ada aturan. Tidak ada komentar. Komunikasi belum ada dengan Djohar, karena masih di luar negeri,'' tuntasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar